Mengenal Lebih Jauh tentang Komodo

Mengenal Lebih Jauh tentang Komodo http://infindonesia.blogspot.co.id/2016/02/mengenal-lebih-jauh-tentang-komodo.html


Komodo (Komodo Dragon) merupakan spesies kadal terbesar di dunia dengan panjang 2 sampai 3 meter. Komodo hidup di Pulau Komodo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

 Kita patut bangga memiliki komodo mengingat komodo satu-satunya hewan purba yang masih hidup dan hanya ada di Indonesia. Komodo juga ditetapkan menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia pada tahun 2012 lalu.

Komodo yang ada di alam bebas memiliki berat kurang lebih 70 kg, sedangkan komodo yang dipelihara di penangkaran cenderung memiliki berat lebih basar. Komodo terbesar yang pernah diketahui, memiliki berat sekitar 166 kg dan panjang lebih dari 3 meter.

Walapun komodo merupakan kadal terbesar tetapi bukan berarti ia yang terpanjang, kadal terpanjang dipegang oleh Biawak Papua.

Fisiologi dan Ciri-Ciri Komodo

Meski memiliki lubang telinga, komodo tidak memiliki indra pendengaran. Namun kelemahan tersebut ditutupi dengan pengelihatannya yang tajam. Komodo dapat melihat sampai sejauh 300 meter, tetapi komodo tidak begitu baik untuk melihat dalam gelap karena retina komodo yang hanya memiliki sel kerucut.

Seperti reptil lainnya, komodo menggunakan lidahnya untuk mencium stimuli dan mendeteksi rasa.

Komodo juga bisa mendeteksi bangkai daging sejauh 4 - 9,5 km dengan menggunakan bantuan angin.

Sisik-sisik komodo memiliki sensor yang terhubung dengan saraf, yang menyebabkan komodo bisa merasakan sentuhan pada sisik-sisiknya. Sisik komodo beberapa diantaranya juga diperkuat oleh tulang dan memiliki 3 sensor rangsangan atau lebih.


Bisa dan Bakteri pada Air Liurnya

Bisa pada komodo sangatlah berbahaya,

para peneliti telah meniliti dan mengamati beberapa luka manusia akibat gigitan komodo. Dan semuanya memperlihatkan reaksi yang sama yaitu bengkak secara cepat, rasa sakit yang mencekam, gangguan pada pembekuan darah, dan beberapa gejala lainnya.

Selain bisa air liur komodo juga mengandung bakteri yang mematikan,

lebih dari 29 bakteri gram-negatif dan 28 bakteri gram-positif terdapat pada air liur komodo, pada umunya bakteri tersebut tidak langsung membunuh mangsa yang digigitnya, mangsa yang dapat melarikan diri dapat bertahan dari bakteri tersebut hanya sekitar satu minggu.

Komodo sendiri sama sekali tidak merasakan dampak dari bakteri di liurnya karena komodo kebal terhadap bakterinya sendiri.

Penangkaran

Kebun binatang pertama yang mempunyai komodo adalah Kebun Binatang Smithsonian pada sekitar tahun 1934 sayangnya komodo tersebut hanya dapat bertahan selama 2 tahun.

Setelah itu, upaya-upaya untuk melakukan penangkaran pada komodo terus dilanjutkan, namun usia komodo di penangkaran tidak panjang, rata-rata usianya hanya sekitar 5 tahun di Kebun Binatang Smithsonian.

Setelah dilakukan penelitian, Prof. Walter Auffenberg menyatan bahwa komodo dapat dipelihara dipenangkaran.

Setelah banyak dilakukan penelitian, komodo dapat tersebar ke beberapa kebun binatang hingga sekarang.

Pulau Komodo

Pulau Komodo merupakan habitat asli dari komodo yang terletak di Nusa Tenggara Timur.Pulau Komodo juga merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh pemerintah pusat.

Pulau ini memiliki luas sekitar 320 meter persegi.

Selain memiliki komodo, Pulau Komodo juga memiliki keanekaragaman flora, diantaranya adalah kayu sepang dan pohon nitak.

Pulau Komodo diterima sebagai situs warisan budaya UNESCO. Selain diterima sebagai situs warisan budaya UNESCO, pulau ini juga dinobatkan menjadi finalis "New Seven Wonders Nature" dan mendapatkan suara terbanyak mengalahkan Sungai Amazon, Pulau Jeju, Table Montain, dan finalis lainnya.

Karena itulah, sudah sepatutnya kita bangga memiliki Pulau Komodo sebagai salah satu destinasi di negri kita.


Cukup sekian artikel dari saya, mohon maaf kalau terlalu pendek :)

Tertarik dengan artikel di atas? Gak ada salahnya untuk like fans page blog ini dan mengeshare artikel ini.

10 Responses to "Mengenal Lebih Jauh tentang Komodo"

  1. Saya masih penasaran, katanya Komodo bisa lari lebih cepat dari manusia rata-rata ya?

    Tetapi di film-film dokumenter, saya tidak pernah lihat Komodo berlari, selalu jalan santai dan pelan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komodo lari nya agak cepat gan, mungkin sekitar 20 km/jam, tapi katanya komodo gak bisa lari secara zigzag. Saya sendiri juga baru sekali liat komodo lari :)

      Delete
    2. Katanya komodo bisa mencium bau darah dan juga kalo ada darah bakal di kejar berarti kalo orang kakinya korengan / luka bakar dia
      bakal kejar kita dong

      Delete
  2. Naganya indonesia nih gan, sayang itu liurnya bikin merinding wkwkwk

    ReplyDelete
  3. liurnya itu sepertinya gak berbisa deh gan , tapi emang karena bakterinya itu efeknya melebihi bisa , sehingga orang menganggap komodo berbisa. tp kurang tau juga sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awalnya saya pikir juga begitu, tapi ada studi baru yang menunjukkan kalau komodo itu berbisa, tapi gak tau sih.

      Delete
  4. Bagus. sering nonton di nat geo tapi belum sempet jalan jalan kesana. Untuk liurnya setau saya gak berbisa , tapi bakterinya yang sgt banyak

    ReplyDelete
  5. Saya baru tahu mas kalau liur Komodo itu berbahaya, tetapi Komodo itu hanya menggigit/menyerang kalau ada yang mengganggu saja kan? mengingat di Pulau Komodo itu sendiri para wisatawan bisa melihat Komodo dari dekat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dibilang begitu mas, tetapi kalau udah terlanjur dikejar komodo, manusia biasanya mengakalinya dengan berlari secara zig-zag.

      Delete
  6. Susah cari Situs judi online yang bisa di percaya...?
    Mari gabung di AGEN DOMINO
    Bonus Refferal 15%
    Bonus Turn Over 0,5%
    Agen Judi Online Terbesar dan Terpercaya se asia
    Daftar dan buktikan sendiri sekarang juga..
    WHATSAPP : +855967136164
    PIN BB : 2B13CFDA
    PIN BB : E34BB179
    LINE ID : @fjq9439d
    LINE ID : sweetycandys

    ReplyDelete

-Komentar yang anda berikan merupakan sebuah penghargaan bagi saya
-Komentar harus menggunakan bahasa yang sopan
-Komentar tidak boleh mengandung unsur sara dan pornografi
-Menaruh link aktif maupun pasif boleh-boleh saja, asalkan ada hubunganya dengan artikel